Fenomena facebook

Kamu punya Facebook? Hari gini siapa yang tidak punya Facebook? Facebook adalah situs pertemanan yang paling populer saat ini. Kenapa saya bilang begitu, karena facebook yang baru launch tahun 2004 ini memang bisa dikatakan fenomenal. Pertumbuhannya terbilang sangat pesat, menyentuh 135% per tahun. Tapi Facebook di Indonesia masih punya kelemahan yaitu masih kalah tenar dengan friendster. Di luar Indonesia, Facebook adalah situs pertemanan no 1 alias situs yang paling populer. Jika dilihat dii rank alexa saat ini saja, Facebook menempati urutan 5, sedangkan saingannya, friendster, menempati posisi 44.
Saya juga baru mengenal Facebook beberapa bulan terakhir, saya diajak teman saya untuk join Facebook, katanya Facebook lebih mendunia kalau friendster ga seru, friendster cuma ramai di Indonesia, akhirnya saya ketagihan juga sama facebook
Dilihat dari tampilannya, Facebook memang kurang ramai, halaman profil tidak bisa dimodifikasi sesuai keinginan kita, tapi Facebook jadi menarik dari banyaknya fitur yang disediakan. Beberapa fitur yang menarik dari Facebook yaitu feed subscribe yang bisa dimodif, aplikasi-aplikasi, page, note, link share, phone book yang otomatis menyimpan nomor telepon teman-teman kita, juga chat, hanya di Facebook kita bisa temukan fitur chat dengan teman kita.
Di balik itu semua, tahukah anda jika Facebook adalah produk Yahudi yang diboykot oleh para ulama? Saya pernah diberitahukan hal tersebut dari teman saya yang aktif berdakwah di friendster, menurutnya kita tidak boleh mengunakan facebook karena facebook milik AS dan dicurigai telah mendanai agresi Israel ke Gaza. Apakah kita harus mendelete akun facebook kita? Apakah kita harus memboykot facebook dan semua produk Yahudi? Menurut saya tidak semua produk yahudi perlu kita boykot, seperti Facebook ini, sama seperti teman-teman yang aktif berdakwah di friendster, kita bisa menggunakan Facebook untuk berdakwah dan menggalang solidaritas muslim seluruh dunia, kita jadikan senjata makan tuan. Kita gunakan produk mereka untuk mengalahkan mereka.
Mungkin hanya sedikit yang saya tahu mengenai Facebook ini, apabila ada kata-kata yang salah mohon dibenarkan dan saya akan sangat senang bila Anda bisa menjadi temanku disana… CMIIW..
7 respon untuk “Fenomena facebook”
Fuad berkata:
February 1st, 2009 at 7:26 am
Pertamax
facebook saya masih mlompong
cipzto Reply:
February 1st, 2009 at 2:34 pm
jangan bohong donk om fuad
Rama Permana berkata:
February 4th, 2009 at 1:44 pm
betul itu,
kalo bisa ajak banyak temen gabung, upload data sebanyak-banyaknya supaya server beli HDD lagi, akhirnya bangkrut deh (pendek bgt ceritanya). Hihihii…
Rama Permana’s last blog post..Mempertegas Gengsi Kartika Sari?
bocahmiring berkata:
February 12th, 2009 at 2:02 am
wah, bilang aja sama temene, suruh bikin al kitabun fi wajahak. hahahahaha!
itu adalah fanatisme sempit. jangan di ikuti. justru orang-orang seperti itulah yang membantu yahudi, dengan membuat citra islam itu kaku, susah, ini haram itu haram…
betewe, betapa naifnya mereka. FS bukane produk amerika jugak?
cipzto berkata:
February 12th, 2009 at 3:18 am
kalo fs, saya kurang tau produk dari mana, mari kita tanya google aja, hehe
dianfi berkata:
February 15th, 2009 at 12:50 am
Dian ga punya FB
nick berkata:
February 23rd, 2009 at 10:02 pm
Menurut pendapat saya (yang belum juga menemukan urgensi FB), kalau memang merasa membutuhkan FB, silakan saja membuat akunnya dan gunakan sebaik mungkin.
Atau mungkin sudah “terjebak” di FB, saya paham kalau itu sulit dihindari.
Yang penting sebijak mungkin menggunakannya.
Masalah “gak gaul” atau “ketinggalan trend”,, wah itu bukan alasan yang baik untuk mendaftarkan diri di FB atau situs lainnya.
sekian.
maaf jadi kepanjangan..
oia, denger2 FS itu bukan produk yahudi kok. tapi sama aja sih, harus bijak menggunakannya
nick’s last blog post..Dosenku, Ibu Menteri!