Pada pagi hari tanggal 21 Januari 1793, Raja Perancis Louis XVI digiring ke Place de la Concord di Paris untuk dieksekusi. Disaksikan oleh massa yang mengerumuni, dia menghadapi kematian oleh pisau guillotine. Tepat pada 10:15, pisau tersebut menghempas, memisahkan kepala sang raja dari tubuhnya. Kemudian, hal yang mengejutkan terjadi. Seorang pria melompat ke tempat eksekusi dan mencucukkan jarinya ke darah sang raja dan berteriak: JACQUES DE MOLAY, DENDAMMU TERBALASKAN!
Siapa tidak kenal Jacques de Molay, mahaguru terakhir Templar yang dibakar hingga mati atas tuduhan bid’ah pada tahun 1314.
Pada jaman modern, ksatria templar masih menjadi figur yang penting bagi masyarakat eropa. Mereka terlihat sebagai pahlawan yang menjaga tanah suci selama perang salib, penjaga gereja suci yang berperang mendampingi Richard the Lionheart. Sejarawan melihat Templar sebagai organisasi militer yang efisien dan turut berkontribusi pada sistem kapitalisme modern.
Selain itu, orde ini juga terselubungi oleh mistis yang membuatnya semakin misterius.